keripikkeripikpisang

Just another WordPress.com site

Cara Menggoreng Keripik Pisang dengan Tepat

Apakah Anda suka dengan keripik pisang? Ya saya rasa Anda pasti menyukai keripik pisang. Selain dari pilihan rasa yang beraneka ragam keripik pisang juga mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Kandungan gizi pada keripik pisang dibahas dalam artikel sebelumnya di blog ini, jika Anda ingin membacanya silahkan kunjungi “Home” dan pilihlah beberapa Artikel yang membahas tentang gizi keripik pisang tersebut.

Anda sangat menyukai keripik pisang, tahukah Anda bagaimana membuat keripik pisang? Jawabannya sangat mudah! Sediakan pisang mentah kemudian iris tipis keripik pisang dan goreng sampai warna pisang keemas-emasan. Ya semudah itulah membuat keripik pisang. Tapi apakah yakin cara penggorengan yang Anda lakukan sudah benar? Mungkin saja iya mungkin juga tidak.

Berikut cara menggoreng keripik pisang yang tepat:

1. Hindari Minyak Jelantah

Jangan sekali-kali Anda menggunakan minyak jelantah untuk menggoreng keripik pisang. Kebanyakan orang menggunakan minyak jelantah untuk menghemat biaya. Tapi itu adalah salah besar, justru dengan menggunakan minyak jelantah akan merusak khualitas keripik pisang tersebut.

Secara kimia, minyak jelantah / minyak yang sudah dipakai beberapa kali hingga warnanya berwarna coklat atau bahkan menjadi hitam berbeda dengan minyak yang baru. Minyak yang baru atau belum pernah dipakai sebelumnya mempunyai asam lemak jenuh  (asam lemak palmitat) sebesar 45,5 % dan memiliki asam lemak tak jenuh (asam lemak oleat) sebesar 54,5 %.

Sedangkan dalam minyak jelantah asam lemak jenuh lebih tinggi yang berbahaya bagi tubuh Anda. Yaitu bisa menyebabkan struk, darah tinggi, dan jantung yang akan berujung pada kematian. Selain itu menggunakan minyak jelantah dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pencernaan Anda dan diare.

Gunakanlah minyak kelapa atau minyak sawit yang bermutu tinggi (jernih dan tidak tengik), sesuai SNI 01 – 3741 – 2002. Penggunaan minyak goreng dengan kualitas rendah akan menghasilkan kripik yang tidak tahan lama(cepat tengik).

Irisan buah pisang digoreng menggunakan minyak yang cukup banyak sehingga semua bahan terendam dan suhu yang sudah benar-benar panas. Tiap 1 kg irisan pisang membutuhkan 3 liter minyak goreng. Selama penggorengan, dilakukan pengadukan secara pelan-pelan. Penggorengan dilakukan sampai kripik cukup kering dan garing. Kemudian angkat kerpik pisang dan jangan lupa untuk ditiriskan sehingga minyaknya benar-benar terpisah dari keripik pisang.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: